Khamis, 28 April 2011

Pernahkah Kau Teringat...


Syukur alhamdulillah... terima kasih Ya Allah...kerana telah memberi kesempatan masa untuk mencoretkan sesuatu yang penuh bermakna kali ini...Sebulan tidak menulis sesuatu... Rindu rasanya... Malam ini kugagahkan diri juga berkongsi kisah yang begitu mendalam bagi diri ini...
Selama 4 hari berada di wad menemani Aisya Humaira' hati ini sering menangis mengingatkan pengorbanan ibu  yang telah membesarkan kita tanpa pernah kenal erti jemu... Setiap malam sebelum tidur, aku memandang ibu-ibu yang berjaga sepanjang malam melayani karenah anak-anak yang sedang dalam kesakitan.. Tidak terkeluar daripada mulut mereka rasa letih sekalipun...  Tidur di sisi anak di kerusi sepanjang malam... di katil yang kecil berkongsi bersama anak sambil mendakap anak-anak yang merengek meminta didakap... menangis berteriak bagai orang gila apabila anaknya terkena demam tarik.. dan macam-macam lagi... sedih...dan sayu sekali... Sayangnya mereka terhadap anak-anak mereka tidak dapat digambarkan... Aku juga merasainya...sesuatu yang belum pernah kurasakan selama ini... Kasih...sayang...cinta... pada seseorang yang bergelar anak...Namun, bagaimana ya...adakah kita mampu untuk melakukan hal yang seumpama itu kepada ibu kita... Tanyalah HATI kita...


Pernahkah Kau Teringat...

 pernahkah kamu teringatkan ibu kamu ?
ketika kamu sedang belajar , makan , tidur ataupun kerja ?
pernahkan kau teringatkan ibu ?

yang pada hakikatnya sentiasa risaukan kamu ,
yang sentiasa mendoakan kesejahteraan dan keselamatan kamu
tidak kira kamu buat apa sekalipun ,
ibu sentiasa teringatkan kamu .


TAPI !
adakah kamu teringatkan ibu ?
ketika kamu sedang belajar ?
adakah kamu ada terfikir "aku akan berusaha sampai berjaya untuk ibu " ? ADA ??
atau sebenarnya "aku akan berusaha untuk dapatkan RM 500 "

ada kamu terfikir makanan yang kamu makan setiap hari
dari sarapan pagi sehingga lah makan malam itu
adalah hasil segala titik peluh ibu yang bekerja ?
ibu yang sentiasa menyuapkan kamu ketika kamu masih kecil ,
pernahkah kamu ucapkan TERIMA KASIH IBU kepada ibu setelah selesai makan ?

dan ketika kamu hendak tidur ,
pernahkan kamu ucapkan " selamat malam ibu " ?
ataupun kalau tidak pun kamu cium ibu ,
man lah kita tahu yang ciuman anak itu adalah ciuman buat kali terakhir untuknya .

ketika kamu sakit , demam ,
ibu ah yang sentiasa menjaga kamu ,
siang malam ,
sanggup tidak hadir ke kerja
semata - mata mahu menjaga kamu ,
mengurut badan kamu , menyelimutkan kamu
betapa besarnya kasih sayang ibu terhadap kamu .

selama 9 bulan kamu di dalam perut ibu ,
ibu tidak pernah rasa menyusah semasa mengandungkan kamu ,
malah ibu semakin tidak sabar untuk melihat kamu ,
lahir di dunia ini ,
akan ibu jaga kamu baik - baik sehingga kamu dewasa dan
tibalah masa nya kamu menjaga ibu !
dan sampailah tibanya ibu pergi buat selama-lamanya ,
kamu jagalah adik - adik kamu baik - baik ,
dan jangan lah kamu bersedih .
pemergian ibu ini adalah ketentuan Ilahi .
ibu hanya mahu anak ibu menjadi anak yang baik !
ibu tidak mahukan harta ,
ibu tidak mahukan wang ringgit ,
tapi cuma satu ibu mahukan ,

KAMU DOAKAN IBU MASUK SYURGA NAK !





BERBAKTI KEPADA KEDUA IBU BAPA
Oleh: Asy Syaikh Muhammad Jamil Zainu
1. Berbicaralah kamu kepada kedua orang tuamu dengan adab dan janganlah mengucapkan “Ah” kepada mereka, jangan hardik mereka, berucaplah kepada mereka dengan ucapan yang mulia.

2. Selalu taati mereka berdua di dalam perkara selain maksiat, dan tidak ada ketaatan kepada makhluk di dalam bermaksiat kepada sang Khalik.

3. Lemah lembutlah kepada kedua orangtuamu, janganlah bermuka masam serta memandang mereka dengan pandangan yang sinis.

4. Jagalah nama baik, kemuliaan, serta harta mereka. Janganlah engkau mengambil sesuatu tanpa seizin mereka.

5. Kerjakanlah perkara-perkara yang dapat meringankan beban mereka meskipun tanpa diperintah. Seperti melayani mereka, belanja ke warung, dan pekerjaan rumah lainnya, serta bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu.

6. Bermusyawarahlah dengan mereka berdua dalam seluruh kegiatanmu. Dan berikanlah alasan jika engkau terpaksa menyelisihi pendapat mereka.

7. Penuhi panggilan mereka dengan segera dan disertai wajah yang berseri dan menjawab, “Ya ibu, ya ayah”. Janganlah memanggil dengan, “Ya papa, ya mama”, karena itu panggilan orang asing (orang-orang barat maksudnya –pent.).

8. Muliakan teman serta kerabat mereka ketika kedua orang tuamu masih hidup, begitu pula setelah mereka telah wafat.

9. Janganlah engkau bantah dan engkau salahkan mereka berdua. Santun dan beradablah ketika menjelaskan yang benar kepada mereka.

10. Janganlah berbuat kasar kepada mereka berdua, jangan pula engkau angkat suaramu kepada mereka. Diamlah ketika mereka sedang berbicara, beradablah ketika bersama mereka. Janganlah engkau berteriak kepada salah seorang saudaramu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka berdua.

11. Bersegeralah menemui keduanya jika mereka mengunjungimu, dan ciumlah kepala mereka.

12. Bantulah ibumu di rumah. Dan jangan pula engkau menunda membantu pekerjaan ibumu.

13. Janganlah engkau pergi jika mereka berdua tidak mengizinkan meskipun itu untuk perkara yang penting. Apabila kondisinya darurat maka berikanlah alasan ini kepada mereka dan janganlah putus komunikasi dengan mereka.

14. Janganlah masuk menemui mereka tanpa izin terlebih dahulu, apalagi di waktu tidur dan istirahat mereka.

15. Jika engkau kecanduan merokok, maka janganlah merokok di hadapan mereka.

16. Jangan makan dulu sebelum mereka makan, muliakanlah mereka dalam (menyajikan) makanan dan minuman.

17. Janganlah engkau berdusta kepada mereka dan jangan mencela mereka jika mereka mengerjakan perbuatan yang tidak engkau sukai.

18. Jangan engkau utamakan istri dan anakmu di atas mereka. Mintalah keridhaan mereka berdua sebelum melakukan sesuatu karena ridha Allah tergantung ridha orang tua. Begitu juga kemurkaan Allah tergantung kemurkaan mereka berdua.

19. Jangan engkau duduk di tempat yang lebih tinggi dari mereka. Jangan engkau julurkan kakimu di hadapan mereka karena sombong.

20. Jangan engkau menyombongkan kedudukanmu di hadapan bapakmu meskipun engkau seorang pejabat besar. Hati-hati, jangan sampai engkau mengingkari kebaikan-kebaikan mereka berdua atau menyakiti mereka walaupun dengan hanya satu kalimat.

21. Jangan pelit dalam memberikan nafkah kepada kedua orang tua sampai mereka mengeluh. Ini merupakan aib bagimu. Engkau juga akan melihat ini terjadi pada anakmu. Sebagaimana engkau memperlakukan orang tuamu, begitu pula engkau akan diperlakukan sebagai orang tua.

22. Banyaklah berkunjung kepada kedua orang tua, dan persembahkan hadiah bagi mereka. Berterimakasihlah atas perawatan mereka serta atas kesulitan yang mereka hadapi. Hendaknya engkau mengambil pelajaran dari kesulitanmu serta deritamu ketika mendidik anak-anakmu.

23. Orang yang paling berhak untuk dimuliakan adalah ibumu, kemudian bapakmu. Dan ketahuilah bahwa surga itu di telapak kaki ibu-ibu kalian.

24. Berhati-hati dari durhaka kepada kedua orang tua serta dari kemurkaan mereka. Engkau akan celaka dunia akhirat. Anak-anakmu nanti akan memperlakukanmu sama seperti engkau memperlakukan kedua orangtuamu.

25. Jika engkau meminta sesuatu kepada kedua orang tuamu, mintalah dengan lembut dan berterima kasihlah jika mereka memberikannya. Dan maafkanlah mereka jika mereka tidak memberimu. Janganlah banyak meminta kepada mereka karena hal itu akan memberatkan mereka berdua.

26. Jika engkau mampu mencukupi rezeki mereka maka cukupilah, dan bahagiakanlah kedua orangtuamu.

27. Sesungguhnya orang tuamu punya hak atas dirimu. Begitu pula pasanganmu (suami/istri) memiliki hak atas dirimu. Maka penuhilah haknya masing-masing. Berusahalah untuk menyatukan hak tersebut apabila saling berbenturan. Berikanlah hadiah bagi tiap-tiap pihak secara diam-diam.

28. Jika kedua orang tuamu bermusuhan dengan istrimu maka jadilah engkau sebagai penengah. Dan pahamkan kepada istrimu bahwa engkau berada di pihaknya jika dia benar, namun engkau terpaksa melakukannya karena menginginkan ridha kedua orang tuamu.

29. Jika engkau berselisih dengan kedua orang tuamu di dalam masalah pernikahan atau perceraian, maka hendaknya kalian berhukum kepada syari’at karena syari’atlah sebaik-baiknya pertolongan bagi kalian.

30. Doa kedua orang itu mustajab baik dalam kebaikan maupun doa kejelekan. Maka berhati-hatilah dari doa kejelekan mereka atas dirimu.

31. Beradablah yang baik kepada orang-orang. Siapa yang mencela orang lain maka orang tersebut akan kembali mencelanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Termasuk dosa besar adalah seseorang mencela kedua orang tuanya dengan cara dia mencela bapaknya orang lain, maka orang tersebut balas mencela bapaknya. Dia mencela ibu seseorang, maka orang tersebut balas mencela ibunya.” (Muttafaqun ‘alaihi).

32. Kunjungilah mereka disaat mereka hidup dan ziarahilah ketika mereka telah wafat. Bershadaqahlah atas nama mereka dan banyaklah berdoa bagi mereka berdua dengan mengucapkan,

“Wahai Rabb-ku ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Waha Rabb-ku, rahmatilah mereka berdua sebagaimana mereka telah merawatku ketika kecil”.

Sabtu, 26 Mac 2011

Hebatnya adikku......


Bangunlah wahai Muslim..kita bangun...
Ya...500 tahun dahulu..memang kita tersungkur di bumi..
tetapi adakah kita memerlukan 500 tahun untuk bangun?
Kita dilahirkan mulia..maka hidup mulia..mati juga sebagai mulia..
Kita perlu bangkit bersama...
Gunung kita sama daki..lurah sama kita turuni
Berat sama kita pikul..Ringan sama kita jinjing
Hati kuman sama kita cecah Hati gajah sama kita lapah
Biar 1000 musuh lawan kita tempuh walau badai hidup kita

Gayong sudah di tangan
Perahu sudah di air..apa yang kita tunggu lagi wahai MUSLIM
MARA ke depan..biar kita mati sebagai pejuang
Jangan hidup sebagai petualang..

Begitulah semangatnya bicara adik Fasiha dalam pertandingan akhir ADIK-ADIKKU...Sangat menusuk kalbu dan memukau audiens yang menontonnya.. Hati pertama melihat kehebatan adik Fasiha berpidato...hati ini terus terpikat..lantas tertanya-tanya siapakah murabbinya... pasti hebat orangnya.. setelah adik Fasiha berjaya mendapat naib juara rancangan ini...barulah berkesempatan untuk mengenali murabbinya... terasa agak kerdil apabila tidak pernah mengetahui kehebatan Murabbi Badrul Sani.. Beliau bukan sahaja dapat membawa adik Fasiha bergelar Naib Johan...  adik Zaid juga berjaya mendapat tempat ke-3 dalam acara ini.. Berulang-ulang kembali saya menonton aksi mereka...Sangat bersemangat dan bergetar hati mendengarnya..tambah-tambah apabila murabbinya yang berucap... 

"Kebolehan Murabbi Badrul Sani memukau audiens... membuatkan kita  perlu menyelongkar rahsia bicara beliau melalui buku panduan ini."

Bagi yang tidak berkesempatan melihat rancangan akhir adik-adikku...saksikan aksi mereka di sini... TAHNIAH kepada JAKIM kerana menganjurkan rancangan seumpama ini.. Namun, alangkah baiknya sekiranya banyak lagi pihak yang boleh menaja rancangan ini dan menghadiahkan wang yang lebih besar jumlahnya berbanding rancangan-rancangan hiburan yang beratus-ratus ribu ganjarannya berbanding rancangan ini sekadar rm 10 000 sahaja utk tempat pertama... semoga rancangan seumpama ini perlu diteruskan dan dapat melahirkan lebih ramai lagi Daei Kecil...

                                                               
Adik Fasiha

Adikku Zaid Bahagian 1
Adik Zaid Bahagian 2

Jumaat, 25 Mac 2011

Kehidupan ibarat pusingan roda


Hidup kita diibaratkan seperti putaran sebuah roda. Hari ini kita senang hati, gembira, sihat, kaya, berjaya atau bahagia tetapi besoknya kita mungkin akan mengalami suasana yang sebaliknya pula. Hal ini bermakna sewaktu kita senang kita harus bersedia untuk menghadapi putaran kesusahan dan begitulah seterusnya jika kita susah maka kita harus yakin bahawa pada suatu masa nanti kita pasti akan mendapat kesenangan pula
dalam susah ada senangnya,

Dalam sedih ada gembiranya,
Allah menguji tanda sayang pada hamba-Nya…
Begitulah warna-warna kehidupan. Hal ini langsung tidak pelik dan bukan pun ajaib. Allah sentiasa memberi kita ujian dari kanan dan kiri, depan dan belakang hanya untuk menguji dan menolong kita untuk menghadapi esok kerana hanya Allah yang tahu betapa hari esok itu lebih sukar buat kita dan ujian hari ini adalah untuk menguatkan jiwa-jiwa kita. Mengajar kita menjadi lebih teguh, mengasah bakat-bakat kepimpinan diri sendiri yang mungkin belum kita kuasai, dan sesungguhnya Allah lah yang Maha Bijaksana.
“Bersama kesusahan ada kesenangan, Sesungguhnya bersama kesulitan ada kesenangan,”

(5-6,Al-Insyirah)
Sewaktu datangnya susah, telinga seakan-akan tuli, hati menjadi buta dan mata tak nampak apa-apa. Telinga seperti tidak pernah mendengar bahawa Allah sentiasa memujuk kita dengan firman-Nya,
“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yg berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran
(Al-Baqarah 2 : 186)

“Dan janganlah kamu berasa lemah, dan jangan(pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (darjatnya), jika kamu orang beriman.”
(Ali-Imran:139)

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
(Al-Baqarah 2 : 286)
Masya-Allah, damainya jiwa apabila membaca ayat-ayat cinta daripada Kekasih Hati. Sungguh akan hilang sendu dan senyum pun menguntum, bahagia bersemi dan damai pun bertandang. Itulah ayat-ayat Allah dalam Al-Quraanul Karim. Kita sering terlepas pandang, dalam kesibukan melalui hari-hari penuh mehnah.
Kita terlupa untuk menghayati pesanan-pesanan daripada Allah,dan ingatan-ingatan daripada Rasulullah. Tapi percayalah, saat hatimu gersang dengan kemarau cinta dunia, siramlah  dengan zikrullah dan bacaan-bacaan Al-Quran agar hatimu basah dengan cinta akhirat.
Maka mari kita celik hati. Bukan saja kena celik IT, tapi celik mata hati itu sendiri. Lihat betapa dunia ini luas dan anda tidak pernah bersendiri. Kerana firman Allah,
“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yg berdoa apabila dia berdoa kepadaKu. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)Ku dan beriman kepadaKu, agar mereka memperoleh kebenaran
(Al-Baqarah 2 : 186)

Betapa Allah sentiasa ada bersama kita. Allah sudah berjanji akan mengkabulkan semua doa-doa kita jika kita taat pada-Nya. Maka perkataan siapakah yang lebih benar selain Allah?? Oleh itu , janganlah kita patah hati, pandang rendah pada diri sendiri, hilang visi dan misi dan meratap sendu setiap hari.
Tiada gunanya semua itu. Oleh itu, sekarang tukar mood kita. Buang yang keruh, ambil yang jernih. Jual kereta lama, jom pandu kereta baru. Ubah suasana, mari melihat dan mengagumi kebesaran Allah pada alam ciptaan-Nya. Sudahlah fikirkan hari semalam, mari mulakan hidup baru.
Mari memaknakan hidup saudaraku!!
Walaupun tahun ini bukan tahun kejayaan bagi Pasir Salak dalam keputusan peperiksaan SPM, Namun, hal ini tidak bermakna kita tewas... Ayuh, kita bangkit untuk teruskan perjuangan dalam misi untuk mecipta kejayaan dalam akademik dan juga sahsiah....













Khamis, 17 Mac 2011

Bila Diri Disayangi...

Teringat satu malam ketika berbicara dengan seorang teman... katanya dia sangat bersemangat apabila menghayati lirik lagu Bila Diri Disayangi... Ketika berada di alam sekolah rendah dulu, selalu mendengar lagu ini...waktu itu masih tidak dapat nak menghayati liriknya ... Namun, apabila sudah masuk alam menengah barulah dapat menghayati tema dan persoalan lagu ini...Lagu ini sebenarnya bertemakan ketuhanan... Sebenarnya Allah Taala sentiasa menyayangi umat-Nya ...sekiranya kita memerlukan pertolongan mengadulah dan mohonlah kepada-Nya..


Terdengar bisikan mesra
Kalimah keramat bermentara
Bermulanya siang berakhir malamku
Tak akan kujemu menyebut namamu

Tiada batasan waktu
Tiada tempatmu tertentu
Di gunung di lembah, di darat, di air
Siapa pun hamba, keikhlasan doa, keagungan
Kasih merubah takdir

( korus )

Bilaku sedari diri disayangi
Langkah kaki ini semakin berani
Bila terkeliru kuucap namamu, terasa diriku
Kembali dipandu

Engkau yang pertama, tiada akhirnya
Aku dalam kegelapan engkaulah cahaya
Izinkanlah aku menumpang di sini
Di bawah naungan kasih dan sayang mu
Kuberserah diri

Apabila kita diuji...

Alhamdulilah wa syukurlillah... segala puji bagi Allah... Walaupun banyak dugaan yang Kau datangkan kepadaku..namun kupasrah atas segala ketentuan-Mu...Kadang-kadang dalam perjalanan merentas matlamat kita, pelbagai dugaan yang menimpa...meratah keimanan kita satu persatu... Kadangkala mahu mengalah,Namun, di sana ada kebahagian hakiki...

setiap kali prasangka datang..cubalah untuk mendiamkan diri
sebentar..dan elakkan untuk menghamburkan terus apa-apa yang ada
dalam hati..perlahan-lahan..cuba untuk kembali kepada Allah..yakin Allah yang
izinkan semua ini berlaku..ini yang terbaik utk kita..andai dtg
persoalan dlm hati knp kita dikurangkan(atau apa-apa saja yang
membuatkan hati rasa tidak puas hati dan sedih)..cepat-cepatlah sedarkan hati mgkin
cinta akan dunia lebih daripada Allah..sebab itu masih ada rasa tidak boleh terima kalau
kalah, rasa memiliki, rasa ingin mengatasi,hendak  lebih daripada orang lain..dan masa itupun
kena tanam dlm hati..aku hamba..aku layak utk dikurangkan..aku
layak diuji..walau dlm keadaan terburuk...dan tidak akan kurang atau lebih
kasih sayang manusia kat aku tanpa izin Allah..yang penting
berusahalah utk tdak menghamburkan kata-kata yang pedih itu sedang
kita tidak tahu hakikat sebenar..ya..sekalipun rasa ingin dihamburkan..diam-diamkan dlm hati seiring
mengadu kat Allah...sebut la Ya Allah..dan mengadu
pada-Nya..insya-Allah..'panas' yang kita rasa akan makin
berkurang..insya-Allah..Allah tidak akan mensia-siakan hamba-Nya yang mengadu
pada-Nya..insya-Allah akan datang bisikan penyejuk yang akan
membuatkan kita reda dgn apa-apa yg Allah beri dan bersangka
baik..insya-Allah.

Jadilah seperti laut bukan seperti lopak




Syukurlillah.. walhamdulillah... Ya Allah kau teguhkan HATI ini untuk menerima segala dugaan yang yang mendatang... Kuatkan HATI ini agar dapat menerima ketentuan-Mu..

JADILAH SEPERTI LAUT BUKAN SEPERTI LOPAK...

Kata-kata yang sarat dengan makna tersirat dan penuh bermakna...

Satu perumpamaan yang dibuat... sekiranya kita campakkan bangkai tikus ke dalam lopak..pasti air tersebut akan busuk dan berbau hapak... Namun, apabila kita campakkan bangkai tersebut ke dalam laut...laut tersebut takkan berbau busuk... Jadi, kita perlu jadi seperti laut... Kena besarkan HATI...kuatkan semangat apabila kita menerima apa-apa jua cabaran yang datang... sekiranya kita sebagai pelajar...kita perlu besarkan hati kita... terima dengan HATI yang terbuka atas setiap kritikan dan teguran daripada guru kita...kuatkan mental untuk menerimanya juga... Jangan cepat kecil hati dan jadi seperti lopak...kelak kita juga yang akan menerima kesan buruknya...

Oleh itu, kita kena belajar besarkan hati..reda.. terima atas apa-apa yang berlaku....serta kuatkan mental...


Selasa, 15 Mac 2011

Mengapa perlu menipu?

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang..


Syukur walhamdulillah... cuti sekolah ini dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya.. Alhamdulillah.. hari ini diberi kesempatan untuk menulis...hampir sebulan tidak menambah entry ...terasa kekosongan pula... Rindu untuk membaca artikel Genta Rasa...Kembara Bahasa...

Tiba-tiba hati ini teringat kisah mengapa orang suka menipu... anak-anak menipu ibu dan ayahnya...anak murid menipu gurunya..suami yang menipu isterinya dan macam-macam lagi kisah yang berlaku di luar sana...Mengapa hal seumpama ini berlaku? Di mana hilangnya kejujuran dalam kehidupan kita...

Dalam kitab Penawar Bagi Hati, disebutkan bahawa Allah SWT melaknat orang yang menipu. Perbuatan menipu merupakan perbuatan yang boleh mendatang perpecahan dalam kalangan masyarakat kita khususnya sesama Islam. Sehingga perbuatan ini di misalkan nisbahnya lebih berat berbanding berzina. Hal ini demikian kerana orang yang melakukan berzina dan mungkin akan bertaubat kepada Allah SWT kerana perbuatan zina dirasakan berdosa besar. Sebaliknya orang yang melakukan penipuan tidak rasa bersalah kerana merasakan perbuatan ini tidak berdosa besar, maka si penipu tidak mudah untuk bertaubat walaupun sering kali melakukan penipuan.

Dosa menipu melibat dua belah pihak iaitu dosa kepada Allah SWT dan dosa kepada yang kena tipu. Allah SWT tidak mengampunkan dosa orang yang bersalah terhadap orang lain selagi orang yang menjadi mangsa tidak memaafkan si penipu. Orang yang menipu juga akan jauh daripada keimanan kepada Allah SWT. Hal ini demikian kerana perbuatan menipu mungkin tidak diketahui oleh orang yang ditipu, tetapi Allah SWT maha mengetahui. Orang yang menipu seoalah-olah dia tidak meyakini bahawa Allah SWT sedang melihat dan mendengar apa yang sedang dia lakukan. Tidak meyakini dan mempercayai salah satu sifat Allah SWT akan merosakkan keimanan seseorang. Nauzubillah.. Bagi yang suka menipu...bertaubatlah........

Siakap senohong gelama ikan duri...
Bercakap bohong lama-lama mencuri...





Rabu, 9 Februari 2011

Isu Bahasa


Alhamdulillah sepanjang  Minggu Aktiviti dan Minggu Silaturahim ini saya diberi kesempatan waktu untuk membaca blog rakan-rakan lain.. Sudah lama tidak membaca blog Kembara Bahasa... Banyak isu yang agak ketinggalan.. Tertarik pula berkenaan artikel Isu-isu Pendidikan dan Bahasa Melayu..
Betullah seperti yang dinyatakan oleh Prof. Dr. Awang Sariyan anak didik perlu dimantapkan penguasaan sistem bahasanya dan perlu senantiasa disedarkan tentang pentingnya menguasai ragam bahasa rasmi di sisi ragam bahasa basahan supaya mereka dapat menggunakan bahasa yang sesuai menurut konteks.
Namun, perkara yang amat penting ialah para pendidik perlu mempunyai kekuatan penguasaan sistem bahasa untuk diterapkan dalam pengajaran bahasa kepada anak didik mereka.

Sumber : Kembara Bahasa


Pendaftaran Pelajar Baru Tingkatan 1 & 4

Alhamdulillah.. selesai Hari Pendaftaran Tingkatan 1& 4 pada 7 Februari.. Semuanya berjalan lancar..walaupun berlaku kekalutan pada awalnya disebabkan lama bercuti sempena Tahun Baru Cina.. 2 orang daripada unit Unit Naziran Quality datang untuk memantau sepanjang Hari Pendaftaran berlangsung.. Tahniah kepada semua AJK yang telah menjayakan majlis ini dengan jayanya..dan ucapan sekalung penghargaan kepada Ketua Jabatan Bahasa dan setiausaha kerana bertungkus lumus untuk memastikan perjalanan majlis ini berjalan dengan baik..tidak dilupakan juga ucapan tahniah kepada Cikgu Zahurin dan anak-anak buahnya kerana berjaya mendapat pujian daripada  pihak UNQ atas kelancaran bahagian informasi..

Isnin, 31 Januari 2011

5 dalam 1


Minggu ini guru-guru sibuk membuat persediaan untuk pelbagai program... Tinggal sehari untuk menyiapkan kerja-kerja sebelum cuti Tahun Baru Cina... Esok akan ada lagi lawatan penanda Aras dari MRSM Merbok... 8.00 - 10.30 pagi taklimat bersama pengetua..
11.00 - 12.30 tgh. perbincangan bersama setiap jabatan..
Esok juga akan diadakan Mesyuarat Kali Pertama MUAFAKAT sesi 2010/2011..
Guru-guru juga sedang sibuk menyiapkan persediaan untuk Hari Pendaftaran Pelajar Baharu Tingkatan 1 & 4 pada 7 Februari 2011.. Dalam masa yang sama akan bermulanya Minggu Silaturahim Pelajar Ting. 1&4 dan juga Minggu Aktiviti bagi pelajar Tingkatan 2,3 dan 5..
Bersemangat melihat rakan-rakan guru bertungkus-lumus melaksanakan tugas tanpa mengenal erti penat.. Semoga berjaya untuk semua guru Pasir Salak !!!

Kemanisan Berusrah




Alhamdulillah 'ala kulli hal.

Rindu rasanya untuk berusrah...setiap kali berusrah, pasti akan ada satu semangat baru, roh perjuangan memasak ranum, tersemai dalam diri. Mengimbau banyak kenangan manis lalu, aduh indahnya nikmat Allah yang satu ini! tak terbalas rasanya. salah satu usaha yang boleh dibalas adalah bekerja untuk Islam, ya, bekerja untuk menegakkan kalimah Allah. 

Alhamdulillah..baru-baru ini dapat berusrah bersama-sama AJK BADAR...Rindu zaman kegemilangan di KISAS dan di UPM... Terlalu banyak kenangan manis yang dirasai... teringat kata-kata ....

kerana-MU ya Allah, yang menemukan aku dengan jalan ini, biar apa pun yang terjadi, takkan ku berpatah balik ya Allah.. Akanku terus mara memperjuangkan Islam dan nasib umat Rasulullah biar apapun terjadi.. Apapun ya Allah, Engkau tahu kudratku lantaran diriku punyai kelemahan seorang hamba, bantulah aku ya Allah, kuatkan aku dengan persahabatan dan peneman dalam kalangan orang-orang yang mencintai-Mu, agar apabila aku lemah, dan hampir tersasar, mereka hadir untuk mengingatkan diriku. Dan kumohon, kumerayu pada-Mu, jangan Engkau tinggalkan aku keseorangan apatah lagi tanpa cinta-Mu dalam meredah perjuangan yang penuh liku andai perjuangan ini mudah,pasti ramai menyertainya..

andai perjuangan ini singkat,pasti ramai yang istiqamah..
andai perjuangan ini menjanjikan kesenangan dunia,pasti ramai tertarik padanya..
tapi hakikat perjuangan bukan begitu,turun naiknya,sakit pedihnya,umpama kemanisan yang tak terhingga..
andai rebah,bangkitlah semula..
andai terluka,ingatlah janjiNya..
Allahummarzuqni

Ahad, 30 Januari 2011

Insya-Allah ...


Alhamdulillah...pagi yang indah... rasa seronok mendengar Lagu Insya-Allah versi Melayu.. Versi Inggeris sudah selalu sangat dengar kerana hampir  setiap petang  dipasang di surau. Versi Arab pun seronok walaupun tak dapat nak hafal liriknya.. Puas cari di internet lirik versi Arab tapi tak dapat pula..Selamat menghayati lirik lagu ini.. ;-) 


versi Melayu

Andainya kau rasa tak berupaya
Hidup sendirian tiada pembela
Segalanya suram
Bagai malam yang kelam
Tiada bantuan tiada tujuan
Janganlah berputus asa
Kerana Allah bersamamu

Chorus

Insya-Allah Insya-Allah Insya-Allah
Ada jalannya
Insya-Allah Insya-Allah Insya-Allah
Ada jalannya

Andainya dosamu berulang lagi
Bagai tiada ruang untuk kembali
Dikau keliru atas kesilapan lalu
Membelenggu hati dan fikiranmu
Janganlah berputus asa
Kerana Allah bersamamu

Ulang Chorus

Kembalilah
Kepada Yang Esa
Yakin pada-Nya
Panjatkanlah doa
Oh Ya Allah
Pimpinlah daku dari tersasar
Tunjukkan daku ke jalan yang benar
Jalan yang benar
Jalan yang benar
Jalan yang benar



versi Arab

Sabtu, 22 Januari 2011

Muhasabah Cinta


Hari ini batukku datang kembali...Mungkin malam tadi terminum air sejuk sewaktu meraikan jamuan tingkatan 4 ..Alhamdulillah dengan izin Allah dan usaha zauji menggunakan Bio Disc, Aisya Humaira' semakin sembuh daripada batuk setelah hampir 3 minggu mengalaminya...  Apabila diuji dengan sesuatu musibah, selalu teringat lagu Muhasabah Cinta.. Bait liriknya  mengingatkanku akan kebesaran Allah s.w.t..Lantas bermuhasabah diri...



Wahai pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Ku pasrahkan semua pada-Mu
Tuhan baru ku sedar
Indah nikmat sihat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini ku harapkan cintaMu

Reff:
Kata-kata cinta terucap indah
Mengalir berzikir di kidung doaku
Sakit yang ku rasa biar jadi penawar dosaku

Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya Ilahi muhasabah cintaku

Tuhan kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku dengan-Mu

Hebatnya Aisya Humaira'

Ingin kukongsikan kehebatan peribadi Srikandi Islam "Aisya Humaira" melalui lirik lagu ini. Berulang-ulang kali kudengar, kuhayati, kuselami dan kufahami isinya.... lantas hati menyatakan betapa agungnya kemuliaan peribadi wanita itu... Membayangkan betapa cantik dan indahnya wajahnya, namun keperibadiannya menandingi segala-galanya... Beruntungnya wanita itu, sekiranya dapat mencontohi dan menjadikan idola di dalam membentuk keperibadian wanita yang dikasihi Allah.


WAJAH BERSERI PIPI KEMERAHAN
ENGKAU DIGELAR AISYA HUMAIRA
NAMUN BUKAN INGIN KU BICARAKAN
HINGGA DIRIMU JADI SANJUNGAN
TETAPI MERAHNYA DARAH PERJUANGAN
PENIUP SEMANGAT SUAMI

KHABAR AL-IFQI SATU TITIK PEMULA
TELAH MENCALAR KEBAHAGIAAN
FITNAH MUNAFIQUN TAK KENAL SESIAPA
INSAN YANG MULIA ATAU SAHAYA
HATTA DIRIMU UMMAHATUL MUKMININ
YANG SETANDING AL-MUKHATSHIRIN

USAH DITANYAKAN MENGAPA
LEWATNYA TURUN WAHYU ITU
BAGI MEMBUKTIKAN KEPALSUAN
TUDUHAN SEORANG PENDUSTA

TAPI LIHATLAH HIKMAHNYA
DI SEBALIK TIAP KEJADIAN YANG TELAH BERLAKU
TUHAN TIDAK AKAN PERNAH MEMPERSIA-SIA
KETABAHAN SEORANG INSAN
DALAM MENGHARUNGI ARUS KEHIDUPAN
YANG PENUH MEHNAH UJIAN

TAK KAN TERHIDU HARUM MEWANGI
JIKA TAK DINYALAKAN SETANGGI
TAK KAN TERASA MANISNYA HIDUP
ANDAI TAK DILAMBUNG GELORA
ENGKAU ISTERI SEJATI
YANG MEMANGKU NABI
SAAT HUJUNG NYAWA KAN PERGI
SUNGGUH BERUNTUNGNYA DIKAU
PUNYAI SUAMI YANG AMAT
MENGASIHI UMATNYA
DIA INSAN YANG MULIA
KAU SEMADIKANNYA DI RUANG KAMARMU.....

Saya amat tertarik dengan lirik lagu ini yang juga berbunyi " Takkan terasa manisnya hidup, andai tak dilambung gelora". Sebenarnya kehidupan ini pasti tidak lari dari masalah, cabaran, dugaan dan ujian. Allah menciptakan semua itu ada hikmahnya tersendiri dan itulah psikologi Allah di dalam membina ketabahan seseorang hambaNya dan merasai sifat-sifat Allah yang Maha Sabar, Syukur, Berlapang Dada dan Rasa Tawadhuk sehinggakan melahirkan sifat ketaqwaan dalam diri. Firman Allah swt, mahfumNya: " Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan Jiwanya. Dan sesungguhnya rugilah orang yang mengotorinya". (As-Syams:9-10)

Pedoman Hidup;

" Allah itu menguji setiap hambaNya, mengikut kemampuannya. Usahlah, ditanya kenapa ujian Allah datang kerana Dia berhak untuk menguji hambaNya".

Bertemu tidak Jemu, Berpisah tidak gelisah


Alhamdulillah...dapat berhujung minggu dengan insan-insan yang tersayang... Sesuatu yang penuh bermakna apabila dapat bersama-sama berkasih sayang..Hilang segala keletihan dek timbunan tugas-tugas harian..
Terima kasih Ya Allah kerana mengurniakan nikmat ini...
Buat insan-insan tersayang..
Setiap pertemuan yang ikhlas kerana Allah..pasti  tidak pernah akan jemu walau 3,,@ beribu-ribu tahun... 



Pertemuan...menghadiahkan kita kasih sayang
Jika cinta satu pasti bertemu
Ia tidak ternilai
Kerana di antara hati kita
Telah tiada antaranya lagi
Yang ada hanya cinta kasih Ilahi

Kita berpisah hanya sementara
Kerana pertemuan bukan milik kita
Jasad dan suara berjauhan sentiasa
Namun cinta abadi

Biar berpisah selalu menderita
Kerana syurga menagih ujian
Sedang neraka dipagari oleh nikmat
Bertemu tidak jemu
Berpisah tak gelisah

Bicara kita adalah bicara sufi
Tanpa suara dan kata-kata
Kerana penghubung kita adalah suara hati
Bertemu berpisah kerana Allah…

Namun...
Apa yang penting
Semoga apa-apa yang kita lalui wahai sahabatku
Beroleh Keredaan dan Keberkatan-Nya
Kerana itulah tujuan hidup ini.

Pedoman Hidup;

"Usah Ditangisi setiap yang berlaku, kerana pastinya di situ ada hikmah yang tersembunyi yang lebih indah untuk kita kecapi".

Khamis, 20 Januari 2011

LAWATAN PENANDA ARAS

Hari ini maktab ini dilawati oleh 35 orang guru dan kakitangan daripada MRSM Kubang Pasu...
Jam 11.00 pagi diadakan perbincangan bersama unit jabatan untuk berkongsi kejayaan maktab dalam PMR baru-baru ini. Semoga perkongsian idea antara kedua-dua MRSM ini mampu untuk menjana kecemerlangan yang lebih gemilang.

Kemesraan Berpanjangan


Setelah 3 tahun bersama.. akhirnya tiba masanya kaki melangkah meninggalkan maktab yang tercinta...TAHNIAH buat Nabila Bt Mustafa dan Amirul Zamel kerana berjaya  meneruskan perjuangan di MRSM Taiping dan MRSM Langkawi.. Semoga kalian akan lebih gigih berusaha untuk menempa kejayaan. Ambillah mutiara-mutiara yang diperoleh di sini sebagai bekalan di sana..
Semoga hubungan ukhuwah antara kita akan terus berpanjangan...
Wajah riang ria sewaktu di Tingkatan 1
Kenangan di Tingkatan 2
Akhirnya telah berjaya bergraduat...TAHNIAH!

Dari mana hendak ke mana
Tinggi rumput dari padi
Hari mana bulan yang mana
Dapat kita berjumpa lagi

Bintang barat terbitan petang
Bintang timur terbitan pagi
Jika tidak melarat panjang
Ada umur ketemu lagi..

Alhamdulillah semalam dapat meraikan kejayaan anak-anak homeroom di Jaya Jusco dan Restoran Tomyam Aishah...

Selasa, 18 Januari 2011

KUTIPLAH ILMU ALLAH

Alhamdulillah malam tadi diberi kesempatan waktu untuk berjaga malam. Sambil menyiapkan soalan percubaan PMR MARA, saya berkesempatan membaca buku karangan Ustaz Pahrol Bin Juoi “Di mana dia Di hatiku” Kata-kata yang agak indah untuk dihayati:

Ilmu itu cahaya daripada Ilahi
Memancar keluar melahirkan amal
Memancar ke dalam menzahirkan iman

Bagai alam tanpa sinar mentari, gelap pekat hilanglah indah, sirnalah seri, begitulah hati tanpa ilmu, kontanglah ia daripada petunjuk Ilahi, buta mata tanpa cahaya, buta hati tanpa ilmu. BENARLAH seperti yang diungkapkan, ilmu itu cahaya , jahil itu kegelapan.

Benarlah seperti kata Imam Syafie, “Semakin bertambah ilmuku, terasa semakin banyak yang aku tidak tahu”

Walau sibuk macam mana sekalipun kita, jangan sama sekali kita memberi alasan untuk tidak mengutip ilmu Allah yang sangat luas terbentang ini…Carilah ruang masa untuk sentiasa menambah ilmu di dada...

Alam ini sebenarnya sebuah sekolah, putaran bumi, penggantian malam dan siang, kerlip cahaya bintang, sinar cahaya bulan, peredaran musim dan berubahnya cuaca, adalah tanda-tanda kewujudan-Nya. Allah mendidik manusia agar berfikir dan merasa, ingatlah Pemberi nikmat, jangan hanya terpesona dengan nikmat. Justeru, kita adalah murid yang tempoh persekolahannya sepanjang nyawa.



Isnin, 17 Januari 2011

KEJAYAAN BERSAMA


“Dan ingatlah tatkala Tuhannu memaklumatkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu; dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”” (Surah Ibrahim:7)


Pertamanya, setinggi-tinggi kesyukuran ke hadrat Allah s.w.t. atas nikmat iman, nikmat sihat, nikmat umur, nikmat ukhuwah, serta nikmat lainnya yang tidak dapat disebutkan satu persatu, sehingga kita tidak dapat menghitung pelbagai nikmat yang telah dikurniakan. Alhamdulillah pada tahun ini sekali lagi maktab ini meraih kejayaan..iaitu kejayaan dalam PMR baru-baru ini..Segalanya atas percaturan Allah dan berkat kesungguhan pelajar-pelajar serta para guru yang bertungkus-lumus dalam mencapai kejayaan seperti ini... Hal ini merupakan sesuatu yang sangat bermakna apabila maktab ini berjaya meraih tempat kedua antara MRSM dan ditambah kejayaan 100% A dalam subjek bahasa Melayu.. Syukur kepada-Mu Ya Allah..moga-moga kejayaan ini dapat mendekatkan kami kepada-Mu...

Kedudukan keseluruhan maktab

Kedudukan maktab mengikut subjek Bahasa Melayu


Kedudukan Subjek Bahasa Inggeris